logo blog
Selamat Datang
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog ini,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Kembang Kecubung

Matahari sudah memanjat semakin tinggi. Sinarnya yang memulai menggatalkan kulit menerpa tanah yang lembab di bawah pohon-pohon kembang yang tumbuh di taman yang asri. Angin yang lembut serasa berbisik lamat-lamat tentang perawan yang sedang berduka, yang sedang duduk diatas sebuah lincak panjang disebelah sebatang kembang soka yang berwarna ungu muda. Biasanya gadis, putera Kangjeng Adipati Wirakusuma, Adipati di Sendang Arum sedang merenungi luka di hatinya. Biasanya ia duduk dan bercengkerama bersama ibundanya, atau bersama ayahandanya pula. Kadang-kadang ibundanya sendiri merawat pohon-pohon bunga di taman itu. Bunga Soka, bunga ceplok piring, bunga arum dalu dan yang mendapat perawatan khusus adalah segerumbul kembang melati di sudut taman, yang diberi pagar kayu serta terawat rapi. Tetapi hari itu Ririswari duduk sendiri, meskipun jaraknya tidak lebih dari lima langkah, tetapi gadis itu seakan-akan, tidak menyadari kehadiran seorang emban yang duduk mangamatinya.
Kayaknya lebih seru kalau di baca saat santai. Kembang Kecubung (6 episode)
Download gratis eBook format .jar dan bundel .txt .
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2007-2020. ZHERAF.NET - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger